Perhatikan Hal-hal Ini Sebelum Safar

Disadur dari tulisan:
Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf

Artikel sebelumnya:
Safar: Arti, Macamnya, dan Manfaat

بسم اللٌه الرٌحمن الرٌحیم​

Yang Dilakukan Sebelum Safar

Banyak hal yang perlu diperhatikan bila seseorang hendak melakukan safar atau pergi jauh, diantaranya:

Mendirikan Sholat Istikharah

Berkata Jabir bin Abdillah ra:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُعَلِّمُ أَصْحَابَهُ الاِسْتِخَارَةَ فِى الأُمُورِ كُلِّهَا كَمَا يُعَلِّمُ السُّورَةَ مِنَ الْقُرْآنِ

Rasul ﷺ biasa mengajari para sahabatnya shalat istikharah dalam setiap urusan. Beliau ﷺ mengajari shalat ini sebagaimana mengajari surat dari Al-Qur’an.

HR. Bukhari

Menyelesaikan Berbagai Hal yang Berkaitan dengan Sesama

  • Meninggalkan bekal untuk keluarga yang ditinggal.
  • Membayar hutang atau memberitahukan kepergiannya pada orang yang memberinya hutang.
  • Mengembalikan barang-barang titipan.
  • Menunjuk wakil atau orang yang bertanggung jawab selama kepergiannya.
  • Memberikan nafkah yang wajib bagi anggota keluarga yang ditinggalkan.

Allah swt berfirman:

إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Sesungguhnya Allah swt hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

QS. Luqman: 34

Safar Bersama Minimal dengan 3 Orang Atau Lebih

Banyak keburukan yang mengiring mereka yang safar seorang diri.

Berkata Ibnu Umar ra, Rasul ﷺ bersabda:

لو يعلمُ الناسُ ما في الوَحْدَةِ ما أعلَمُ، ما سار راكبٌ بليلٍ وَحْدَه

Seandainya orang-orang mengetahui akibat dari bersafar sendirian sebagaimana yang aku ketahui, maka mereka tidak akan bersafar di malam hari sendirian.

HR. Bukhari

Mereka yang berpergian berdua diiringi dengan setan.

Berkata Amir bin Syuaib dari ayahnya dari kakeknya, Rasul ﷺ bersabda:

الرَّاكِبُ شَيْطَانٌ وَالرَّاكِبَانِ شَيْطَانَانِ وَالثَّلاَثَةُ رَكْبٌ

Satu pengendara (musafir) adalah syaithan, dua pengendara (musafir) adalah dua syaithan, dan tiga pengendara (musafir) itu baru disebut rombongan musafir.

HR. Al Muwatha, Abu Daud dan Thurmudi, Hasan

◉ Larangan di hadits, hukumnya makruh bila bepergian kurang dari 3 orang.

Mencari Teman Perjalanan yang Sholeh atau Sholehah

Berkata Abu Musa al-As’ri ra Rasul ﷺ bersabda:

مثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.

HR. Bukhari dan Muslim

Berkata Abu Hurairah ra Rasul ﷺ bersabda:

الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

Seseorang itu akan mengikuti agama teman dekatnya. Oleh karena itu, hendaklah kalian memperhatikan siapa yang akan kalian jadikan sebagai teman.

HR.Thurmudzi, Hasan

Di hadits lain dari Abu Said al-Khudri ra, Rasul ﷺ bersabda:

لاَ تُصَاحِبْ إِلاَّ مُؤْمِنًا وَلاَ يَأْكُلْ طَعَامَكَ إِلاَّ تَقِىٌّ

Janganlah engkau berteman melainkan dengan orang yang beriman. Hendaklah yang menikmati makananmu hanyalah orang yang bertakwa.

HR. Bukhari dan Muslim

Mengangkat Amirus Safar/Pimpinan Perjalanan

Berkata Abu Said al-Khudri ra, Rasul ﷺ bersabda:

Jika ada tiga orang keluar untuk bersafar, maka hendaklah mereka mengangkat salah satu di antaranya sebagai ketua rombongan.

HR. Abu Daud, Hasan

Menyiapkan Bekal yang Diperlukan Selama Safar

Allah swt berfirman:

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa.

QS. Al-Baqarah: 197
Bersambung ke: Persiapan Sebelum Safar

Related Articles

Waktu dan Adab Safar

Disadur dari tulisan:Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Artikel sebelumnya:Safar: Arti, Macamnya, dan ManfaatPerhatikan Hal-hal Ini Sebelum SafarPersiapan Sebelum Safar بسم اللٌه الرٌحمن الرٌحیم​ Waktu Perjalanan…

Persiapan Sebelum Safar

Disadur dari tulisan:Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Assegaf Artikel sebelumnya:Safar: Arti, Macamnya, dan ManfaatPerhatikan Hal-hal Ini Sebelum Safar بسم اللٌه الرٌحمن الرٌحیم​ Persiapan Menjelang Safar Menjelang…

Responses